berperilaku selayaknya
aku tau setiap orang punya ruang nya masing-masing untuk mengutarakan keluh kesah, membuncahkan pikiran atau 'sekedar' mengeluarkan kata-kata.
tapi, rasanya aku tidak mau menjadi seseorang yang berbeda. sebenarnya tidak, sebenarnya pandangan orang lain saja yang menyimpulkan nya berbeda, padahal aku tetap aku, dan aku menjadi aku apa adanya. menjadi aku yang berusaha menjaga untuk selalu dalam kondisi yang baik, yang tidak futur terlalu lama :(
yang setiap kata dari lisan diusahakan adalah kebaikan, atau yang terketik dari jari ini memunculkan kebermanfaatan.
ya Allah, jagalah hati-hati kami dalam ketaatan kepadamu, aamiin
Senin, 16 Maret 2020
Minggu, 01 Maret 2020
J U R N A L - 1 Individual and Regional Factors that Affect Fertility Rates in Five Provinces of Indonesia
J U R N A L - 1
Individual and Regional Factors that Affect Fertility Rates
in Five Provinces of Indonesia
in Five Provinces of Indonesia
Penulis :
Umi Lutfiah (Faculty of Public Health, Universitas
Indonesia, Depok 15424, Indonesia)Besral (Department of
Biostatistics and Population Study, Faculty of Public
Health, Universitas Indonesia, Depok 16424, Indonesia)
Indonesia, Depok 15424, Indonesia)Besral (Department of
Biostatistics and Population Study, Faculty of Public
Health, Universitas Indonesia, Depok 16424, Indonesia)
Milla Herdayati (Department of Biostatistics and
Population Study, Faculty of Public Health, Universitas
Indonesia, Depok 16424, Indonesia)
Population Study, Faculty of Public Health, Universitas
Indonesia, Depok 16424, Indonesia)
Lets Review Jurnal!
Lets Review Jurnal!
mari kita cerita yang sedikit akademik, dengan bahasa yang santai gaapa ya
J U R N A L - 1
Individual and Regional Factors that Affect Fertility Rates
in Five Provinces of Indonesia
in Five Provinces of Indonesia
Penulis :
Umi Lutfiah (Faculty of Public Health, Universitas
Indonesia, Depok 15424, Indonesia)Besral (Department of
Biostatistics and Population Study, Faculty of Public
Health, Universitas Indonesia, Depok 16424, Indonesia)
Milla Herdayati (Department of Biostatistics and
Population Study, Faculty of Public Health, Universitas
Indonesia, Depok 16424, Indonesia)
J U R N A L - 2
Adolescent Sexual Initiation and Pregnancy:
What More Can be Learned Through Further Analysis of
The Demographic and Health Surveys in The Philippines
Christine Marie Habito
PhD candidate. Melbourne School of Population and Global Health University of Melbourne.
Cathy Vaugan
Associate Professor. Gender and Women’s Health Unit; Melbourne School of Population and Global Health University of Melbourne
Alison Morgan
Associate Professor. Maternal, Sexual, and Reproductive Health Unit; Melbourne School of Population and Global Health University of Melbourne
J U R N A L - 3
Neonatal mortality:
an invisible and marginalised trauma
Mats Ma˚lqvist
International Maternal and Child Health, Department of
Women’s and Children’s Health, Uppsala
University, Sweden
Women’s and Children’s Health, Uppsala
University, Sweden
J U R N A L - 4
Contraceptive Discontinuation and its Relation to Emergency Contraception Use among Undergraduate Women in Brazil
Christiane Borges do Nascimento Chofakian
Direct-Entry Midwifery Program, School of Arts, Sciences and Humanities of the University of São Paulo, São Paulo, Brazil
Ana Luiza Vilela Borges,
Dept of Public Health Nursing, University of São Paulo School of Nursing, São Paulo, Brazil
Caroline Moreau
Dept of Population, Family, and Reproductive Health, Bloomberg School of Public Health, The Johns Hopkins University, Baltimore, MD, US
Osmara Alves dos Santos
Dept of Public Health Nursing, University of São Paulo School of Nursing, São Paulo, Brazil
J U R N A L - 5
Elderly’s Self-Rated Health Status and
Functional Capacity at the District Level in Indonesia
Functional Capacity at the District Level in Indonesia
Evi Nurvidya Arifin
Peneliti Pusat Kajian Kelanjutusiaan Universitas Indonesia
Eef Hogervorst
Ilmu Olahraga dan Kesehatan Universitas Loughborough, Britania Raya
jarang2 kan w ceritain ttg akademik, gpp si pingin menuangkan apa yang ada di kepala aja, biar bermanfaat blognya wkwk
jadi singkat cerita, matkul demografi lanjutan membuat kekritisan w terfasilitasi. cuman w baru menyadari aja kalo matkul ini semenarik dan sekeren itu. apalagi pas dah jadi yang presentasi, seakan2 w dah yang paling tau banget sama jurnalnya itu. tapi belum ngerasa maksimal juga si taunya. tapi dari situ ngerasa kekepoan dan keahlian berkomentar yang super detail ini terasah haha.
nah selain itu, matkul ini tu ngelatih kita juga buat tampil didepan umum,, kaya udh mau seminar saja gitu, tapi bareng2 seminarnya. nah karena pakai b inggris juga, jadi baca jurnalnya bener2 butuh effort, ini sih yang berat bgt untuk memulai diawal. but trust me, ketagihan!
kamu jadi merasa keren karena dimampukan sama Allah buat baca itu jurnal. waw bgt si untuk level diriku yang gpernah tertarik sama perjurnal-an. tapi ya semoga aja nanti memang bener2 bisa terjun di perjurnal-an dan bikin banyak karya yang bermanfaat luas disana. uwu.semangat UTS. makan 5 jurnal sehari ? OKE.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Minggu, 23 Februari 2020
pulih dengan cepat
jadi saat itu aku tahu, bahwa luka yang ada saat ini ternyata tidak sesederhana luka yang dulu bisa sembuh dengan mudah. jadi ternyata luka ini lebih dalam lagi, levelnya diatas luka lain yang waktu waktu lalu dapat pulih dengan cepat.
jadi ternyata, kehadran perannya dan kepergiannya lebih besar dari yang aku kira. dan pulihnya cukup lama. aku baru sadar. ternyata tidak semudah ini mengobati, bukankah aku bisa dengan cepat pulih ?
pelan-pelan.. aku tahu proses pemulihan ini akan berjalan indah, meskipun tidak mudah dan sebentar
jadi ternyata, kehadran perannya dan kepergiannya lebih besar dari yang aku kira. dan pulihnya cukup lama. aku baru sadar. ternyata tidak semudah ini mengobati, bukankah aku bisa dengan cepat pulih ?
pelan-pelan.. aku tahu proses pemulihan ini akan berjalan indah, meskipun tidak mudah dan sebentar
adek rasa kakak
awas saja kalo dia membuat break pertemanan ini hanya karena dia atau aku gabisa mengendalikan dirinya. wkwk.
ya memang aku gatau kalau dia tu punya rasa ? he plis deh wkwk. kagum kan ? anggap saja gitulah. bukannya kita sama ya ? tapi sekadarnya. kagum. eh, aku kagum kah sama dia ? hi enggak juga. beberapa sih, sesekali. cuma seneng saja, ga serius.
punya teman yang levelnya lebih dari teman tapi dibawah level serius, apalagi kita sefrekuensi, gampang kalo ada apa apa, wkwk. parah gak ya suci punya yang kaya gini ? kan ga hanya dia saja wkwkw tidak spesial , kok
2.00 tengah malam
"bit, masih bangun ?"
"masih ci, gimana?"
"temenin aku pulang, aku abis dari kos mbak Dhanti di jalan mulia."
"sekarang kamu dimana ?"
"di kos mbak nya"
"oke tunggu 10 menit"
eh, hmm tenang.
padahal aku cuma membersit, ya Allah aku takut pulang sendiri. aku cari bantuan ah. trs dia on, trs aku missed call, trs pc. trs dia dateng dengan sepedanya. coba itu apa yang ada dalam pikirannya ? ya paling2 karna aku temennya, teman circle deketnya, jadi yaudah dia pasti bantu. ya aku juga, cari bantuan ke circle terdekat. tapi dia org pertama yang aku mintai tolong. ini persis sama kaya kak bay kak dwek, dan skrg otw fufu kayanya. jadi tidak ada ikhwan yang jauh, bener kata ka dwek, kalo kita saling kuat ukhuwahnya, bukannya harusnya lebih deket sama yang udh saling paham ? bukannya enak juga minta tolongnya ? hehehe. ya asal ga baper ya salah satu atau keduanya.
jadi yang penting, pride kamu tertap terjaga, meskipun minta2 tolong. mana ada sih ci hahaha, itu tu membuka banyak celah justru.
tapi tentang bantuan tadi, aku anggap sebagai jalan Allah tolong aku. atau jangan2 ujian, apa aku tetap jaga hati atau engga. aku ambil yang pertama.
ya memang aku gatau kalau dia tu punya rasa ? he plis deh wkwk. kagum kan ? anggap saja gitulah. bukannya kita sama ya ? tapi sekadarnya. kagum. eh, aku kagum kah sama dia ? hi enggak juga. beberapa sih, sesekali. cuma seneng saja, ga serius.
punya teman yang levelnya lebih dari teman tapi dibawah level serius, apalagi kita sefrekuensi, gampang kalo ada apa apa, wkwk. parah gak ya suci punya yang kaya gini ? kan ga hanya dia saja wkwkw tidak spesial , kok
2.00 tengah malam
"bit, masih bangun ?"
"masih ci, gimana?"
"temenin aku pulang, aku abis dari kos mbak Dhanti di jalan mulia."
"sekarang kamu dimana ?"
"di kos mbak nya"
"oke tunggu 10 menit"
eh, hmm tenang.
padahal aku cuma membersit, ya Allah aku takut pulang sendiri. aku cari bantuan ah. trs dia on, trs aku missed call, trs pc. trs dia dateng dengan sepedanya. coba itu apa yang ada dalam pikirannya ? ya paling2 karna aku temennya, teman circle deketnya, jadi yaudah dia pasti bantu. ya aku juga, cari bantuan ke circle terdekat. tapi dia org pertama yang aku mintai tolong. ini persis sama kaya kak bay kak dwek, dan skrg otw fufu kayanya. jadi tidak ada ikhwan yang jauh, bener kata ka dwek, kalo kita saling kuat ukhuwahnya, bukannya harusnya lebih deket sama yang udh saling paham ? bukannya enak juga minta tolongnya ? hehehe. ya asal ga baper ya salah satu atau keduanya.
jadi yang penting, pride kamu tertap terjaga, meskipun minta2 tolong. mana ada sih ci hahaha, itu tu membuka banyak celah justru.
tapi tentang bantuan tadi, aku anggap sebagai jalan Allah tolong aku. atau jangan2 ujian, apa aku tetap jaga hati atau engga. aku ambil yang pertama.
melindungi
aku tahu, pertemanan laki-laki dan perempuan itu pasti tidak ada yang murni. tapi aku senang memilikinya, meskipun memang tidak murni, entah sebelah mana. aku memang kagum, pada kawan2ku itu.
suatu hari aku tahu, bahwa kapanpun aku bisa meminta pundak mereka, waktu mereka, tangan dan rangkulan mereka, kapanpun aku terjatuh.
dan suatu hari, aku tahu bahwa mereka tidak akan membiarkanku tersakiti atau terlukai. mereka marah padaku jika aku membiarkan diriku sendiri terluka.
mereka memenangkan hati, saat ini. dan aku tahu itu tidak mudah, membentuk maupun melupakannya nanti, butuh waktu.
perhatiannya bukan sekadar, bukan hanya menjawab rasa ingin tahu. tapi benar2 memastikan, bahwa aku baik2 saja. setidaknya itu yang kurasakan.
"aku ditolak, diminta pulang saja.. aku gapapa sih digituin, tapi aku ga nyangka aja gitu"
".. yaudah gapapa. kamu terlalu baik ci"
"........."
"gmna sih kemarin tu aku kurang jelas kamu cerita apa, tapi aku nangkep sih"
"ya gitulah aku ga nyangka saja dibilang gtu, udah"
"yang ngomong gitu emm ini, cewe atau cowo?"
"hmm cewe sih, ada cowonya jga"
he never let me hurted by people there. gatau sih, anggep saja begitu biar soswitnya kerasa. padahal belum tentu kan wkwkwk
suatu hari aku tahu, bahwa kapanpun aku bisa meminta pundak mereka, waktu mereka, tangan dan rangkulan mereka, kapanpun aku terjatuh.
dan suatu hari, aku tahu bahwa mereka tidak akan membiarkanku tersakiti atau terlukai. mereka marah padaku jika aku membiarkan diriku sendiri terluka.
mereka memenangkan hati, saat ini. dan aku tahu itu tidak mudah, membentuk maupun melupakannya nanti, butuh waktu.
perhatiannya bukan sekadar, bukan hanya menjawab rasa ingin tahu. tapi benar2 memastikan, bahwa aku baik2 saja. setidaknya itu yang kurasakan.
"aku ditolak, diminta pulang saja.. aku gapapa sih digituin, tapi aku ga nyangka aja gitu"
".. yaudah gapapa. kamu terlalu baik ci"
"........."
"gmna sih kemarin tu aku kurang jelas kamu cerita apa, tapi aku nangkep sih"
"ya gitulah aku ga nyangka saja dibilang gtu, udah"
"yang ngomong gitu emm ini, cewe atau cowo?"
"hmm cewe sih, ada cowonya jga"
he never let me hurted by people there. gatau sih, anggep saja begitu biar soswitnya kerasa. padahal belum tentu kan wkwkwk
mengalihkan
ho, jadi begini rasanya mengalihkan perasaan. aku jadi benar-benar menikmati semuanya saat ini. ternyata kepergiannya membuatku mensyukuri banyak hal yang masih ada dalam hidupku saat ini. masih banyak kasih sayang berserakan yang menunggu kupetik. aku memiliki banyak ruang ruang kehangatan dan aku memaknainya. meskipun mungkin mereka tidak, tapi biarlah, aku akan menikmati.. hingga memecahkan rindu jika nanti datang kembali kebahagiaan yang dulu sempat ada, atau melabuhkan semua rindu pada sosok baru nantinya.
he jujur, aku bahagia sekali. kepergiannya sungguh dengan tepat, mempersiapkan support sistem agar ketika dia pergi, aku dilingkarkan dengan sistem yang baik dan kuat. 17 orang menggantikan 1 orang ? tidak sih, tapi aku sayang.
dan lebih jauh lagi, sayang ini lebih suci sepertinya. bukan lagi cinta, tapi sayang, sebagai saudara saudari. sebagai orang-orang yang satu sama lain menjadi alasan menuju surga
he jujur, aku bahagia sekali. kepergiannya sungguh dengan tepat, mempersiapkan support sistem agar ketika dia pergi, aku dilingkarkan dengan sistem yang baik dan kuat. 17 orang menggantikan 1 orang ? tidak sih, tapi aku sayang.
dan lebih jauh lagi, sayang ini lebih suci sepertinya. bukan lagi cinta, tapi sayang, sebagai saudara saudari. sebagai orang-orang yang satu sama lain menjadi alasan menuju surga
Langganan:
Postingan (Atom)