Senin, 17 Oktober 2016

Takdir



 
nyobain bikin cerpen ...
 

Gadis itu melihatnya. 

Hey sudah berapa kali hal ini terjadi, gadis itu kini tengah menatapnya.

Apa yang salah dengannya ? kini ia tampak risih. Lain halnya dengan yang menatapnya.

Hey apa yang salah dengannya ?

Dalam hatinya, gadis itu bersorak riang. Yes akhirnya !! ditemukanlah sosok yang ia cari. Bahkan tanpa sadar ia terus memandangnya.

“ekhm..” akhirnya sosok itu bersuara. Membuyarkan lamunan sang gadis. Hampir saja sang gadis berteriak menanyakan siapa nama seorang dihadapannya itu, tapi belum sempat kata itu terucap, seseorang memanggilnya dikejauhan, dan tak lama sosok itu pergi,menghilang.

Hilangnya sosok itu membawa perasaan sang gadis,hingga akhirnya tak bersisa sedikitpun tentangnya. 

Hingga suatu saat sosok itu kembali dengan membawa namanya.

Sepertinya takdir menginginkan mereka bertemu. Oh lihatlah kini, mereka tampak berbeda,bersih dan baru. 

Dan waktu bergulir begitu cepat,membawa sebuah ikatan yang tak pernah terbayangkan. 

Hingga tanpa sadar mereka telah tumbuh seiring berjalannya waktu,mengisi rutinitas.

Hingga sang gadis menyadari,betapa indah hidupnya. Sosok itu datang tanpa ia minta,dan mengisi waktunya dengan cara yang indah. 

Hingga akhirnya tiba saatnya untuk berpisah..

Tidakkah ia tahu bahwa gadis itu menyimpan sesuatu untuknya ?

Apakah ia akan tahu ?

Karena perasaan itu telah tergantikan.

Jika takdir kembali berpihak pada mereka, semoga mereka dipertemukan dalam bingkai yang lebih indah..

***

"Sesuatu yang ditakdirkan untukmu,tidak akan pernah menjadi milik orang lain"


Aku tidak sendirian



Kita Adalah Melati



Melati. Ia punya tiga kelopak yang indah.
                Kelopak pertama sungguh mempesona, tampil bagai bidadari bersayap yang membawa kedamaian. Keanggunannya menyerbak bagai wangi yang memancar. Ia sangat rapuh dan dijaga dengan kelembutan.
                Kelopak selanjutnya sangat mengagumkan, menarik bagai bunga yang sempurna mekar. Aromanya sangat khas sehingga kehadirannya sungguh dirindukan. Bersih, sebersih embun pagi yang mengenai tubuhnya.
                Kelopak yang terakhir begitu memikat, entahlah harus kujelaskan bagaimana.karna akulah kelopak terakhir itu. Dan aku menyayangi saudara-saudaraku itu, dengan seluruh kelebihan dan kekurangannya.

Orang bilang kita seputih melati
Selembut dan seharum bunga itu
Setidaknya semoga kita selalu terikat,dimanapun itu. Bagaikan bunga melati yang tumbuh bersama.





Tak kenal maka taaruf

Kenapa melati ?


Kamu tahu bunga melati ? Indah dan menenangkan.
Putihnya memancarkan kesucian jiwa, wanginya khas memesona.
Dia adalah pusaka indah yg melambangkan kemurnian niat, bunga Indonesia.
Ah, pasti kau sudah tak asing melihatnya di pekarangan rumah, disebotol parfum, ataupun di secangkir teh buatan ibu. Tapi dalam hidupku, melati selalu spesial. Seperti tumbuh seiring dengan hati..

Begitulah, maka panggil saja aku melati.
Haii,salam kenal ^^