Minggu, 03 Maret 2019

mengumpulkan semangat

sebelum rapat PU,


rasa-rasanya aku mau hampir menyerah diterjang perasaanku sendiri
mati-matian berdoa agar aku tak bertemu lagi dengannya
menyesali dengan sangat mengapa bisa pertemuan-pertemuan itu terjadi
mengutuk diri karena masih sempat menguntai cerita dalam ketidakjelasan

bukankah kini sungguh jelas ?
atau lebih tepatya justru dirimu yang baru menyadari bahwa kejelasan sudah ada didepan matamu, tepat sebelum dirimu mulai menanam rasa.
bukankah kamu sendiri yang melihatnya ?

saat ini sangat sangat tidak ingin mengenalnya, terlibat lebih dalam tentangnya, ingin tidak pernah bertemu, membenci senyumnya yang ternyata begitu manis untuk sekedar berpura-pura, melupakan suara dan lantunannya yang menggema, menepis canda dan celotehannya yang begitu dekat rasanya, menghapus pertemuan-pertemuan singkat yang berkesan. ah, semuanya hanya sekadarnya

setelah rapat PU,

entah, aku ingin segera PU, sgera bertemu dengannya, segera melihat dirinya, segera memperhatikan dia, mungkin juga aku terlalu siap untuk melihatnya bersama yang dia inginkan, melihat mereka lagi untuk kedua kalinya, melihat mereka dengan adegan yang sama, namun dengan kesadaran yang berbeda

ya, lihatlah apakah kita kuat menghadapinya..

Dia tau banyak



Dia tahu banyak

ternyata dia tau banyak, lebih banyak dariku
bisa dibilang, dia saksi perjalanan berbagai cerita. muara aliran kejadian yang menguntai makna diakhirnya
dia tahu, banyak
dia mendengar dan menyimpan berbagai sisi dari kisah itu

dan aku, terseret oleh arusnya

lebih tepatnya, menyeret diri
merasa dalam suatu lingkaran yang begitu aneh, tetap saja kulanjutkan
hingga akhirnya satu persatu menguntai penjelasan

bahwa aku hanyalah pengamat, pengambil makna dari kisah itu

bukan penguntai cerita, apalahi tokoh utama

tapi bagiku, menjaga jalan cerita tetap sesuai dengan kehendak-Nya, adalah tugas utama

menjaga, sebisaku

Senin, 21 Januari 2019

wake up

another feeling that makes me more wise

when you hear the trurth form other people about what you see and waht you feel, and its make you woke up from your little dream.

ceritamu hanya sampai sini, ci.


"aku kira dia seperti itu, tapi kulihat dia melakukan hal yang tidak seharusnya, kak"

"dia sudah punya pilihan,dek. eh kok orangnya liat kesini ya ? wkwkwk"



Dia sudah punya pilihan ci, sudah punya.

selamat tinggal kisah-kisah penuh angan imajiantif, kamu terlalu indah dan semu. rapuh untuk menjadi nyata.
dia bukan pangeran yang menyebrangi laut untukmu, memang kau melihat perjuangannya mengerahkan seluruh tenaga untuk sampai ke sebrang, tapi dia sudah punya tujuan. dan kabarnya, dia sudah punya pilihan.


Kamis, 10 Januari 2019

The choosen.

The choosen.
Sebagian orang terpilih dalam misi besar yang mempertaruhkan bumi. Segelintir orang yang teruju oleh waktu, tereliminasikan oleh tantangan, tergugurkan oleh musuh nyata dalam pertarungan dahsyat.
The choosen one, orang-orang mengenalnya begitu. Bahkan mereka masyhur pada peradaban tinggi, dibanggakan seisi langit, didoakan seisi bumi. Sayang amat sayang, the choosen one tidak terlihat oleh mata-mata pendosa.
Saat dunia berjalan meuju era kegelapan, the choosen one dicari-cari. Dan mereka saling mencari, dimanakah dia ?
Dia, dengan sesuatu yang dia jaga.
Kamukah orangnya ?

Selasa, 08 Januari 2019

diberkahi

yang diberkahi
aamiin.. semoga selalu seperti namanya, diberkahi

akan kkutemukan janji Allah, dan kupstikan bahwa aku tidak menari-cari hal yang seharusnya tidak kucari, atau belum harus kuketahui.

aku yakin, jika itu perlu, Allah akan segera membisikkannya padaku.
tenang saja, kan ?

dari bumi,

Sabtu, 22 Desember 2018


birunya air beradu dengan langit, sejauh mata memandang
hangat sang mentari menyinari harapan
gunung menjulang,mengokohkan cita-cita
lalu nanti, aku akan disana

atas izin pencipta

belum pernha kutapakkan kakiku diatas tanahnya
tapi memori indah entah sejak kapan terkenang
dan harapan bertumbuh disana
seiring pintu-pintu terbuka

Danau Segara Anakan, Lombok